Puisi tentang TBI C 2017


Rindu

Apa yang harus aku katakana lagi?

Selain kata Rindu

Rindu yang tak kunjung temu

Rindu yang selalu kupendam

Rindu yang buat air mataku berlinang

Rindu yang buat aku terlelap

Yang melukiskan kerutan di senyumku.

Lalu bgaimana cara hati menahannya jika keegoisan yang dikedepankan?

Bagaimana langit bisa menutupi gelapnya awan sedangkan tetesan air hujan mulai berjatuhan

Lalu bagaimana angan rindu yang Panjang sedangkan logika di luar jangkauan

Berlari sepi…

Sendiri yang melanda..

Terbentuk dari angan angan hati yang meyedihkan.

Lalu aku mencuri ruang kosong.

Bertanya akan arti kerinduan…

Karna ku tahu hati bukanlah baja

Ntahlah…sedalam itukah Rindu ini

Lalu bagaimana dengan lautan di ujung sana?

Adakah kau merasakan itu semua..?
merasakan akan kegilaan  logika ini

Kerinduan...

Jauh berharap di ujung mata

Membayang akan canda tawa itu..

Di mana pertemuan yang melukis akan kicauan itu.
Aku hanya ingin pelangi itu segera muncul 
Aku tak suka hujan yang berkepanjangan ini

Rindu…
Kuharap engkau segera bercengkrama








Komentar

Postingan Populer